Selamat Datang di Uchavision Semoga Bermanfaat | Pasang Iklan Baris Gratis
Showing posts with label sekolah. Show all posts
Showing posts with label sekolah. Show all posts

Tuesday, August 25, 2015

CIRI-CIRI SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU PENGETAHUAN

Ilmu pengetahuan adalah pengetahuan yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan perkiraan yang dapat di periksa secara kritis oleh orang lain maupun umum dan bersifat objektif.
Tidak semua pengetahuan merupakan ilmu,hanya pengetahuan yang tersusun secara sistematis yg merupakan ilmu pengetahuan artinya pengetahuan tersebut terdiri dari unsur unsur yang merupakan kebulatan dan menggambarkan garis besar ilmu pengetahuan tersebut.
Secara umum ilmu pengetahuan dibagi menjadi 4 kelompok yaitu :
a.       Ilmu matematika
b.      Ilmu pengatahuan alam yaitu kelompok ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala gejala alam baik hayati maupun non hayati
c.       Ilmu yang mempelajari perilaku hewan dan manusia
d.      Ilmu pengetahuan kerohanian.

Ilmu pengetahuan menurut sifatnya dibedakan menjadi 2 yaitu
1.      Ilmu pengetahuan eksak, adalah ilmu pengetahuan yang bersifat konkrit yang dapat diketahui dari hasil penelitian dan percobaan kemudian dibuktikan secara pasti misalnya ;biologi,fisika
2.      Ilmu pengetahuan non eksak adalah ilmu pengetahuan dalam bidang sosial misalnya hukum, sosiologi

Sifat dasar sosiologi sebagai ilmu pengetahuan adalah :
1.      Sosiologi adalah suatu ilmu sosial
2.      Sosiologi merupakan ilmuyang bebas nilai karena menilai apa yang baik dan apa yang buruk
3.      Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang murni
4.      Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak artinya sosiologi hanya memperhatikan bentuk dan pola-pola peristiwa dalam masyarakat
5.      Sosiologi bertujuan menghasilkan pengertian-pengertian dan pola-pola umum  intereksi antara manusia
6.      Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang umum,artinya sosiologi mempelajari gejala umum yang ada setiap interaksi antara manusia


Ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan
Sosiologi merupakab ilmu sosiol yang objeknya adalah masyrakat dan telah mempunyai unsur-unsur ilmu pengetahuan yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1.      Bersifat empiris yaitu didasarkan pada observasi atau pengamatan dan akal sehat yang hasilnya tidak spekulatif atau mengira-ngira. jadi sosiologi berdasarkan pengamatan dan penalaran
2.      Bersifat teoritis artinya sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang selalu berusaha untuk menyusun abstraksi dan hasil observasi.
3.      Bersifat kumulatif artinya teori-teori sosiologi dibentuk berdasarkan teori yang sudah ada, kemudian diperbaiki, diperluas dan diperhalus.
4.      Bersifat non-etis artinya yang dilakukan sosiologi bukan mencari baik buruknya suatu fakta tetapi bertujuan untuk menjelaskan fakta tersebut melalui penelitian terhadap suatu peristiwa

Seorang tokoh yang pertama kali meletakkan sosiologi sebagai sebuah ilmu pengetahuan adalah Emile Durkheeim yang menyatakan bahwa sosiologi memiliki sesuatu objek kajian yang jelas yang disebut dengan fakta sosial.

Kedudukan sosiologi diantara ilmu-ilmu yang lain
a.         Sosiologi dan ilmu politik
Ilmu politik mempelajari daya upaya untuk memperoleh, mempertahankan dan menggunakan kekuasaan. sementara sosiologi memusatkan perhatian pada segi-segi masyarakat yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola yang umum.
Menurut sosiologi, segala upaya untuk mendapatkan kekuasaan digambarkan sebagai salah satu persaingan, pertikaian dan konflik

b.        Sosiologi dan ilmu sejarah
Sosiologi dan sejarah merupakan ilmu sosial yang mempelajari kejadian dan hubungan yang di alami manusia sebagai individu dan anggota dalam masyarakat
Sejarah hanya menaruh perhatian pada massa silam dan memperhatikan kejadian unik dari sebuah peristiwa.sedangkan  sosiologi memperhatikan peristiwa yang merupakan proses kemasyarakatan yg timbul dari hubungan antarmanusia dalam situasi dan kondisi yang berbeda

c.         Sosiologi dan antroplogi
Antroplogi merupakan ilmu lain yang paling dekat dengan sosiologi.keduanya memfokuskan diri pada masyarakat.tetapi pada dasarnya antropolgi secara langsung memberikan perhatian yang utama terhadap masyarakat yg belun berbudaya /tidak beradab yaitu masyarakat yg anggotanya belum dapat membaca,menulis/masyarakat yg masih primitif.

d.        Sosiologi dan ilmu-ilmu pasti
Sosiologi juga memiliki hubungan dengan ilmu pasti terutama ilmu matematika.dalam suatu penelitian,sosiologi menggunakan angka-angka matematis misalnya data statistik

e.         Sosiologi dan ekonomi
Ekonomi merupakan ilmu yg meneliti usaha-usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan dan keinginannya,seperti produksi,konsumsi,distribusi sumber daya.ilmu ekonomi membatasi penelitiannya hanya pada peristiwa tertentu.sedangkan sosiologi mempelajari unsur-unsur dalam masyarakat  secara keseluruhan,jadi,sosiologi tidak terbatas pada satu peristiwa

f.         Sosiologi dan psikologi
Psikologi merupakan ilmu yg mrmpelajari tentang tingkah laku.ilmu inin berfokus pada manusia sebagai individu,antara lain kecerdasan seorang individu,ingatan,dan hal-hal yg berhubungan langsung dengan manusia sebagai individu

Namun sosiologi hanya menyoroti kelompok individu yg menjadi anggota dalam masyarakat.

Wednesday, May 20, 2015

MODUL 5 PERKEMBANGAN MORAL DAN AGAMA PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN

MODUL 5 PERKEMBANGAN MORAL DAN AGAMA
PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN

A.    Batasan Perkembangan Moral
-          Istilah moral atau moralitas mengacu pada suatu kumpulan aturan dasar yang berlaku secara umum mengenai benar atau salam (Mc. Devitt & Ormrod, 2002).
-          Perkembangan moral adalah bagaimana individu berperilaku terhadap orang lain dalam kehidupan.
-          Lingkungan utama yang mempengaruhi perkembangan moral adalah
1)      Keluarga
2)      Sekolah
3)      Hubungan-hubungan sosial
-          Tugas orang dewasa dalam membantu perkembangan moral adalah mengalih tugaskan dan memberikan pengertian atas peraturan yang ada di kebudayaan pada anak.
-          Tujuan utama dari pendidikan moral adalah mengembangkan kesadaran akan benar dan salah atau lebih dikenal dengan hati nurani.
B.     Pendekatan Studi Terhadap Perkembangan Moral
Perkembangan moral pada individu adalah sebagai berikut :
a)      Sosialisasi
Faktor utama ada pada faktor lingkungan, merupakan proses internalisasi dimana anak secara bertahap mengadopsi dan memahami aturan dan nilai dalam masyarakat yang dianggap sebagai tingkah laku yang dapat diterima.
b)      Kognisi
Lebih banyak menekankan tanggung jawab dalam perkembangan moral pada diri anak itu sendiri, bukan pada orang dewasa disekitar anak.
c)      Emosi
Anak cenderung bertingkah laku sesuai norma, terutama untuk menghilangkan rasa cemas yang timbul. Emosi yang tidak menyenangkan seperti malu, rasa bersalah, dan rasa cemas, menghalangi anak-anak bertingkah laku yang tidak sesuai dengan aturan.
C.    Perkembangan Moral dan Perkembangan Agama
1)      Perkembangan Moral
Menurut Lawrence Kohlberg, perkembangan moral terdiri atas tahapan, tahapan ini membentuk suatu keurutan.
3 tahapan tersebut adalah
a)      Prakonvensional
b)      Konvensional
c)      Postkonvensional
Diusia 4-6 tahun maka ditekankan pada prakonvensional.
a)      Tingkat prakonvensional
Adalah bentuk penalaran moral yang paling awal dan paling muda, dimana individu belum mengadopsi atau menginternalisasi kesepakatan masyarakat mengenai benar dan salah.
Perilaku yang baik konsekuensinya pujian/hadiah, sedangkan perilaku yang buruk konsekuensinya hukuman.
1.      Tahap 1 (the punishment and obedience orientation)
Konsekuensi yang bersifat fisik dan tingkah laku menentukan suatu : “kebaikan” atau keburukan cara untuk menghindari hukuman tergantung atas penilaian anak sendiri.
2.      Tahap 2 the instrumental  relativist orientation (exchange of favors)
Yaitu perilaku yang benar/baik adalah perilaku yang memuaskan kebutuhan sesorang dan kadang-kadang memuaskan kebutuhan orang lain.

b)      Konvensional
1.      Tahap interpersonal concordance or “Good Boy-Nice Girl” orientation
Perilaku yang baik adalah perilaku yang menyenangkan/menolong orang lain, dinilai berdasarkan niat – maksudnya.
2.      Authority and social order maintaining orientation
Berdasarkan otoritas aturan pasti, pemeliharaan atas aturan sosial.
c)      Postkonvensional
1.      The social-contract legalistic orientation
Perilaku benar didefinisikan sebagai hak umum dan hukum individu yang sudah diuji dan dan disetujui oleh masyarakat.
2.      The universal ethical principle orientation
Perilaku benar didefinisikan sebagai sebuah keputusan hati nurani berdasarkan prinsip etika diri yang dipilih dan bersifat abstrak.
2)      Perkembangan Agama
Pada anak usia dini yaitu bagaimana mereka memahami keberadaan tuhannya.
5 tahapan perkembangan agama menurut F.Oser yaitu
1)      Tuhan dianggap kuat secara fisik.
2)      Tuhan adalah pemberi keuntungan/kebaikan.
3)      Tuhan sebagai sahabat pribadi.
4)      Tuhan pembuat aturan-aturan hukum.
5)      Tuhan sebagai semangat atau penggerak aksi moral.
D.    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Moral
1.      Penggunaan Alasan.
2.      Interaksi dengan sebaya.
3.      Contoh tingkah laku moral dan perilaku sosial.
4.      Isu-isu dan dilema moral.


KB 2. KARAKTERISTIK, KOMPETENSI ANAK USIA 4-6 TAHUN BERDASARKAN PERKEMBANGAN MORAL

A.    Karakteristik Perkembangan Moral Anak Usia 4-6 Tahun
1)      Anak mulai menggunakan standar internal untuk mengevaluasi tingkah lakunya pada usia yang sangat dini.
Anak sudah dapat membedakan yang bagus & buruk, baik & nakal, dan sebagainya. Standar ini didapatkan dari reaksi masyarakat atas perilaku yang mereka lakukan, pada usia ini diharapkan anak melakukan aturan yang diterapkan oleh orang dewasa. Baik orang tua/pengaruh/guru.
2)      Anak mulai membedakan antara transgresi moral & transgresi konvensional.
Transgresi moral yaitu aksi-aksi yang menyebabkan kerusakan/bahaya yang mengancam kebutuhan dan hak orang lain.
Transgresi konvensional yaitu aksi-aksi yang melanggar aturan umum masyarakat biasanya tidak tertulis, mengenai tingkah laku yang diterima oleh masyarakat. Contohnya etika.
3)      Pemahaman anak mengenai keadilan berlangsung selama masa anak awal pada usia dini, didasari pada kebutuhan dan keinginan mereka sendiri.
4)      Emosi yang berkaitan dengan perilaku moral yang berkembang di masa usia dini.
Emosi ini memperkuat pemahaman anak mengenai aturan benar dan salah.
5)      Secara bertahap anak mulai memperhatikan variable “kesempatan” dan evaluasi perilaku mereka.
Anak mulai dapat berfikir secara fleksibel tidak laku kaku berdasarkan aturan saja.
B.     Kompetensi Perkembangan Moral Anak Usia 4-6 Tahun
1)      Mulai mengembangkan kesadaran akan keadaan mental & emosional orang lain.
2)      Memiliki kemampuan yang minimal untuk memahami pandangan orang lain dengan menunjukkan perilaku empati atas kesulitan orang lain.
3)      Terlalu memperhatikan kebutuhan dirinya sendiri dibandingkan kebutuhan orang lain.
4)      Memiliki pengetahuan yang minim atau bahkan tidak memiliki sama sekali atas keberadaan institusi sosial.
5)      Mengembangkan kesadaran bahwa ada perilaku yang salah, tetapi memiliki kecenderungna untuk mendefinisikan tingkah laku “benar” atau “salah” berdasarkan konsekuensi terhadap dirinya sendiri.

Cek Resi Kiriman Anda